Polres Rote Ndao Gagalkan Upaya Masuk Ilegal, Amankan 6 WNA China dan 5 WNI

- Tim

Minggu, 4 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Evakuasi Penumpang Dari atas Kapal tiba di Pelabuhan Oebou dengan pengamanan dan pengawalan dari Personel Polres Rote Ndao (Minggu 04/05/2025) | Foto: dok. Polres Rote Ndao

Evakuasi Penumpang Dari atas Kapal tiba di Pelabuhan Oebou dengan pengamanan dan pengawalan dari Personel Polres Rote Ndao (Minggu 04/05/2025) | Foto: dok. Polres Rote Ndao

ROOLNEWS.ID – Kesigapan aparat Polres Rote Ndao berhasil mengamankan sebelas orang, terdiri dari enam Warga Negara Asing (WNA) asal China dan lima Warga Negara Indonesia (WNI) asal Sulawesi Tenggara, yang tiba dengan kapal tanpa identitas di perairan Rote Ndao, Minggu (04/05/2025). Penangkapan ini bermula dari laporan Bhabinkamtibmas Desa Batutua yang mencurigai sebuah kapal tak dikenal.

Kapolres Rote Ndao, AKBP Mardiono., S.ST., M.K.P, memimpin langsung operasi pengamanan setelah kapal tersebut kesulitan berlabuh di Pelabuhan Batutua akibat cuaca buruk. Atas pertimbangan keselamatan, kapal beserta penumpangnya diarahkan dan dievakuasi ke Pelabuhan Rakyat Oebou, Kecamatan Rote Barat Daya, sebelum dibawa ke Mapolres Rote Ndao.

“Berdasarkan informasi awal dari Bhabinkamtibmas, tim gabungan segera bergerak. Mengingat kondisi gelombang tinggi di Batutua, kami putuskan evakuasi melalui Pelabuhan Oebou demi keselamatan penumpang dan pengamanan barang bukti,” ujar AKBP Mardiono.

Hasil pemeriksaan awal mengungkap bahwa kelompok ini sebelumnya mencoba memasuki Australia menggunakan kapal lain (KM SIRISI-PASRA 007) namun ditangkap oleh Otoritas Perbatasan Australia (ABF). Kapal asli mereka dibakar, dan mereka dipulangkan dengan kapal fiber yang kini diamankan Polres Rote Ndao.

“Saat ini seluruh penumpang, 6 WNA China dan 5 WNI, sedang menjalani pemeriksaan intensif di Unit Reskrim Polres Rote Ndao untuk pendalaman lebih lanjut,” tambah Kapolres. Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Imigrasi Kupang terkait penanganan WNA tersebut.

Identitas WNA China tersebut diantaranya You Zhang (L), Shangeo Li (L), Yu Zhang (L), Jun Li (L), Yan Ma (P), Yousifu Ma (L)., Sementara itu Identitas WNI (ABK) yakni Karno (35), Yosep (45), Terlin (31), Sarisi (47/Nahkoda), Sain (57).

(*/rn)

Berita Terkait

Target 2027, Kisah Hidup Legislator Simson Polin Segera Layar Lebar
Modernisasi Pertanian, Petani Kapasiok Mulai Gunakan Combine Harvester
Pastikan Kesesuaian LKPJ 2025, Pansus DPRD Rote Ndao Uji Petik Proyek Fisik di Lapangan
Jamin Meritokrasi, Pemkab Rote Ndao Konsultasikan Usulan 11 Pejabat JPT ke BKN
Pekan Depan, Polres Gelar Perkara Penetapan Tersangka Kasus Persetubuhan Anak
PIAR NTT Ultimatum Polres Rote Ndao, Penanganan Kasus Anak Dinilai Lamban
Buntut Aksi Massa di Gedung DPRD, Sekwan Rote Ndao Lapor Polisi
Bukan Sekadar Tong Sampah, RD Peter Seto Dai Tekankan Pentingnya Edukasi Ekologis

Berita Terkait

Minggu, 26 April 2026 - 21:00 WITA

Target 2027, Kisah Hidup Legislator Simson Polin Segera Layar Lebar

Minggu, 26 April 2026 - 19:47 WITA

Modernisasi Pertanian, Petani Kapasiok Mulai Gunakan Combine Harvester

Rabu, 22 April 2026 - 01:07 WITA

Pastikan Kesesuaian LKPJ 2025, Pansus DPRD Rote Ndao Uji Petik Proyek Fisik di Lapangan

Rabu, 22 April 2026 - 00:55 WITA

Jamin Meritokrasi, Pemkab Rote Ndao Konsultasikan Usulan 11 Pejabat JPT ke BKN

Sabtu, 18 April 2026 - 12:36 WITA

Pekan Depan, Polres Gelar Perkara Penetapan Tersangka Kasus Persetubuhan Anak

Berita Terbaru

BERITA ROTE NDAO

Target 2027, Kisah Hidup Legislator Simson Polin Segera Layar Lebar

Minggu, 26 Apr 2026 - 21:00 WITA

BERITA ROTE NDAO

Modernisasi Pertanian, Petani Kapasiok Mulai Gunakan Combine Harvester

Minggu, 26 Apr 2026 - 19:47 WITA

Secret Link