Progres Rumah Dinas Puskesmas Sonimanu Baru Capai 1,87 Persen

  • Bagikan
PUSKESMAS SONIMANU
Bupati Paulina didampingi Wakapolres Rote Ndao Kompol I Nyoman Surya Wiryawan, Kasat Reskrim Iptu Yames J Mbau, Kasie Datun Kejari Rote Ndao M Mehendra Sebayang, Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesra Untung Harjito, dan Kadis PUPR Dominggu Modok, memantau pekerjaan pembangunan Rumah Dinas Tenaga Kesehatan Puskesmas Sonimanu, Kecamatan Pantai Baru, Rabu (22/09/2021). Foto: Dok.ROOL

ROOLNews—Pekerjaan pembangunan Rumah Dinas Tenaga Kesehatan Puskesmas Sonimanu, Kecamatan Pantai Baru yang didanai Dana Alokasi Khusus (DAK) APBD Kabupaten Rote Ndao Tahun Anggaran 2021, hingga kini progres fisiknya baru mencapai 1,87 persen.

Padahal, proyek rehab berat senilai Rp 567.981.788,00 yang dikerjakan kontraktor pelaksana CV Sumber Baru tersebut telah ditandatangani kotraknya sejak 9 Agustus lalu. Sudah satu bulan lebih pelaksanaan di lapangan, kontraktor pelaksana baru mengerjakan pondasi bangunan, sementara material bongkaran bangunan lama masih berada di dalam pondasi yang sementara dikerjakan.

Mendapati kondisi tersebut, Bupati Rote Ndao Paulina Haning-Bullu beserta Forkopimda dan tim teknis yang melaksanakan monitoring dan evaluasi (monev) proyek-proyek Tahun Anggaran 2021, Rabu (22/09/2021), memerintahkan Kepala Dinas Kesehatan dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dinas tersebut untuk segera memanggil kontraktor pelaksana untuk mempercepat pekerjaan, agar bisa dirampungkan dalam sisa waktu kontrak.

Untuk diketahui, Bupati Paulina turun melakukan monev didampingi Wakapolres Rote Ndao Kompol I Nyoman Surya Wiryawan, Kasat Reskrim Iptu Yames J Mbau, Kasie Datun Kejari Rote Ndao M Mehendra Sebayang, Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesra Untung Harjito, Kadis PUPR Dominggu Modok, Kepala Bagian Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Endang Pristiwati, dan Kabag Umum Handryans Bessie.

Menurut Bupati Paulina, untuk mengejar waktu PPK harus meminta kontraktor pelaksana untuk menambah tenaga kerja dan membawa alat berat untuk membersihkan lokasi pembangunan dari timbunan material bekas bangunan lama yang dirobohkan.

“Kalau dikerjakan secara manual tentunya akan memakan waktu lama, jadi harus pakai alat berat. Selain itu tukang harus ditambah jumlahnya, agar bisa kejar waktu,” katanya.

Di tempat yang sama, Kasat Reskrim Iptu Yames J Mbau dan Kasie Datun Mahendra Sebayang meminta Konsultan Pengawas CV Gunatama Desain untuk melaporkan perkembangan progres fisik kepada Dinas Kesehatan melalui PKK setiap minggu, agar bisa dipantau dan dicari solusi percepatan pekerjaan di lapangan karena sisa waktu efektif sekitar 2 bulan saja.

“Konsultan pengawas harus mengirimkan laporan mingguan, bila perlu laporan harian kepada PPK, agar dibisa dipantau dan diawasi bersama-sama,” kata Mahendra yang diamini Kasat Reskrim Iptu Yames Mbau.

Pantauan media ini, saat melakukan monev di ruas jalan hot mix Batulilok-Oele sepanjang 1.583 meter yang kondisinya tinggal pekerjaan perataan bahu jalan, Bupati Paulina meminta kontraktor pelaksana CV Delphindo membuat rabat beton di bahu jalan pada titik yang elevasinya curam, bahkan bila perlu kontraktor pelaksana berikan bonus pembuatan saluran pembuangan, agar tidak mudah tergerus di musim hujan dan mengamankan rumah warga di sekitar ruas jalan tersebut.

Bupati bersama rombongan juga melanjutkan pemantauan Pembangunan Perpustakaan Sekolah SDN Lelilo, Desa Fatelilo, Kecamatan Pantai baru yang sudah mencapai progres 30 persen, di mana kontraknya akan berakhir pertengahan Desember mendatang.

Sementara pekerjaan penambahan 2 ruang kelas pada SMP Negeri 3 Rote Timur yang dikerjakan CV Cahaya Evangeline yang dipantau rombongan, progres fisiknya sudah mencapai 90 persen dan tinggal gantung pintu dan jendela, serta pekerjaan finishing saja. (team)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!