Kelurahan Mokdale Tertibkan Ternak Liar Hingga 14 Desember

- Tim

Kamis, 8 Desember 2016

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ROOLNEWS.ID • Pemerintah Kelurahan Mokdale, Kabupaten Rote Ndao, Provinsi Nusa Tenggara Timur, bersama Bintara Pembina Desa, Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat serta petugas penertiban ternak melaksanakan operasi penertiban ternak diwilayah setempat untuk menertibkan ternak liar yang berkeliarkan dalam pusat ibu kota kabupaten tersebut.

“saat ini sudah memasuki musim tanam, jika ternak terus dibiarkan berkeliaran maka tentu meresahkan para pemilik kebun karena tanaman yang ditanam bisa dimakan habis oleh hewan ternak. Selain itu, mendekati hari Natal, aktivitas masyarakat padat, lalu lintas akan terganggu jika hewan ternak terus berkeliaran di jalan,” kata Lurah Mokdale, Albeni J P Siokain, Rabu (7/12).

Ia mengatakan, sebelum penertiban, pihaknya sudah menyampaikan pengumuman kepada warga secara resmi baik melalui kepada para ketua RT maupun kepala lingkungan juga diumumkan di setiap Gereja. Selain itu, surat juga disampaikan kepada kepala desa tetangga yakni Desa Tuanatuk, Desa Sanggaoen, Desa Lekunik, Desa Oelunggu dan Desa Baadale yang berbatasan wilayah dengan Kelurahan Mokdale.

Jika petugas penertiban ternak yang sudah dibentuk oleh phial kelurahan menemukan ada ternak yang keliaran akan ditangkap dan dikandangkan di area yang telah disiapkan.

Bagi warga yang hendak mengambil ternak untuk dibawa pulang akan diminta membayar denda kepada pihak kelurahan dengan besaran bervariasi tergantung besar kecilnya ternak.

Pantauan ROOL, sejumlah petugas penertiban ternak, mengejar dan menangkap puluhan ternak babi dan sapi yang dibiarkan berkeliaran di kebun warga di lingkungan Tuabolok.

Usai penertiban di lingkungan Tuabolok, petugas menyisir lokasi di lingkungan Mokdale. Banyak warga yang ikut menonton aksi petugas mengejar ternak liar terse but. Ternak yang berhasil ditangkap kemudian diangkut dengan mobil pick up menuju kandang yang telah disiapkan.

Penangkapan ternak dihadiri oleh Lurah Mokdale, Albeni J.P. Siokain, Babinsa Livio Oliviera, Babinkamtibnas Arthen Ndun dan Kepala lingkungan setempat.

Kepala Lingkungan Tuabolok, Paulus Bessie, mengatakan dalam  penertiban ternak liar, melibatkan sebanyak 25 orang warga sebagai petugas penertiban yang mana mereka akan berkeliling wilayah Tuabolok untuk mencari ternak yang masih dibiarkan berkeliaran.

Dirinya berharap, ke depan dengan sanksi yang besar tersebut yakni hewan akan disembelih dan wajib membayar denda maka semakin berkurang warga yang punya kebiasaan buruk melepas ternak.

Salah seorang warga kelurahan Mokdale, Isak mengatakan persoalan ternak liar memang sudah menjadi persoalan yang akut padahal Sudan ada aturan terkait penertiban ternak semestinya efektif dijalankan, dalam prakteknya sama sekali diabaikan.

Lanjutnya, hampir setiap harinya ditemukan ternak yang berkeliaran di kawasan perkantoran di Kelurahan Mokdale maupun di wilayah Kelurahan lainnya. Kondisi ini sungguh memperburuk wajah Kota Ba’a. 

“bayangkan banyak pejabat dan tamu dari luar Rote Ndao yang lewat di jalan dan lihat banyak kotoran hewan ternak menumpuk di jalan” ujar Isak. Dirinya berharap, perlu ada koordinasi antara Sat Pol PP bersama pemerintah kelurahan sehingga bisa bersama melaksanakan penertiban ternak.

Untuk diketahui, pihak kelurahan menjadwalkan operasi penertiban ternak liar akan berlangsung selama Seminggu yakni dari 7 – 14 Desember mendatang.


(idf/mv)

Berita Terkait

Wabup Rote Ndao Tinjau Dampak Banjir di Desa Matasio
Daftar Lengkap 19 Pejabat Eselon IIB Rote Ndao yang Dilantik Bupati Paulus Henuk
Optimalkan Distribusi Pupuk, PPL Rote Tengah Sasar 81 Kelompok Tani dalam Pemutakhiran e-RDKK
Pemutakhiran Data e-RDKK 2026 Dibuka, Petani Rote Ndao Diminta Segera Lapor PPL
Serahkan DPA, Bupati Rote Ndao Ajak OPD Perkuat Sinergi Program Prioritas
Respons Keluhan Warga, Dishub Rote Ndao Sidak Armada Bahari Express
Bupati Paulus Henuk Warning Kepala Sekolah Terkait Pengelolaan Dana BOS
Wabup Apremoi: MBG Langkah Strategis Siapkan Generasi Indonesia Emas 2045

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 17:23 WITA

Wabup Rote Ndao Tinjau Dampak Banjir di Desa Matasio

Selasa, 13 Januari 2026 - 21:37 WITA

Daftar Lengkap 19 Pejabat Eselon IIB Rote Ndao yang Dilantik Bupati Paulus Henuk

Senin, 12 Januari 2026 - 19:02 WITA

Optimalkan Distribusi Pupuk, PPL Rote Tengah Sasar 81 Kelompok Tani dalam Pemutakhiran e-RDKK

Senin, 12 Januari 2026 - 19:01 WITA

Pemutakhiran Data e-RDKK 2026 Dibuka, Petani Rote Ndao Diminta Segera Lapor PPL

Senin, 12 Januari 2026 - 17:51 WITA

Serahkan DPA, Bupati Rote Ndao Ajak OPD Perkuat Sinergi Program Prioritas

Berita Terbaru

BERITA ROTE NDAO

Wabup Rote Ndao Tinjau Dampak Banjir di Desa Matasio

Rabu, 14 Jan 2026 - 17:23 WITA

BERITA ROTE NDAO

Serahkan DPA, Bupati Rote Ndao Ajak OPD Perkuat Sinergi Program Prioritas

Senin, 12 Jan 2026 - 17:51 WITA

Secret Link