Gubernur NTT Resmikan Kecamatan Loahulu

  • Bagikan
loaholu diresmikan Gubernur VBL

Kabupaten Rote Ndao terhitung, 20 Oktober 2020, telah menambah satu kecamatan Baru di wilayah Kabupaten Rote Ndao dari semula 10 menjadi 11 Kecamatan yakni Kecamatan Loahulu mekar dari Kecamatan Induk Rote Barat Laut (RBL)

Pantauan media ini, Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) tiba di lokasi pemekaran Kecamatan disambut adat oleh tokoh masyarakat setempat.

Bupati Rote Ndao Paulina Haning Bullu saat menyampaikan sambutan mengatakan bahwa hanya untuk meresmikan kecamatan saja gubernur harus hadir. “Tentu menjadi suatu kebanggaan masyarakat Loaholu. Luar biasa, Bapak Gubernur dapat hadir untuk melihat pertumbuhan ekonomi di Rote Ndao,” alasnya.

Secara gamblang, Bupati Paulina Haning Bullu menyampaikan bahwa sejarah mencatat Kabupaten Rote Ndao terbentuk pada tahun 2002 hanya dengan 6 (enam) kecamatan, dan pada tahun 2005, oleh Bupati Christian Dillak memekarkan lagi 2 (dua) kecamatan menjadi 8 (delapan) kecamatan. Kemudian pada 2011, oleh Bupati Leonard Haning dimekarkan lagi menjadi 10 (sepuluh) kecamatan.

“Pada tahun 2019, Pemerintah Rote Ndao mengusulkan 4 kecamatan untuk dimekarkan, namun hanya 1 (satu) kecamatan yang disetujui yakni Kecamatan Loaholu yang terpisah dari Kecamatan induk Kecamatan Rote Barat Laut. Sehingga pada tahun 2020, Kabupaten Rote Ndao memiliki 11 kecamatan,” ungkap Paulina Haning Bullu.

Lahan yang bakal didirikan Kantor Camat Loaholu, imbuh Bupati Paulina, merupakan lokasi bermukim Raja Dengka, Bapa Tungga dan terdapat sebuah gereja tua bernama Loaholu.

“Loa artinya luas dan Holu artinya pelukan, sehingga siapa pun yang menjadi pemimpin harus mampu memeluk masyarakat dengan tidak membedakan, hingga ke depan semua masyarakat sejahtera,” tandasnya.

Nampak hadir dalam kesempatan itu, Wakil Bupati Rote Ndao, Stefanus Saek,M.Si, Ketua DPRD Kabupaten Rote Ndao, Alfred Saudila, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Rote Ndao, Paulus Henuk, Anggota DPRD Kabupaten Rote Ndao, Deni Moy

Dalam kesempatan itu, Gubernur VBL dalam kesempatan itu memberi apresiasi kepada pemerintah Rote Ndao di bawah kepemimpinan Bupati Paulina Haning Bullu.

“Saya tentunya bangga kepada Bupati Rote Ndao hari ini, catatan yang ada di saya, kasus stunting di Rote Ndao turun drastis, itu luar biasa. Menurut saya, itu prestasi yang sangat hebat karena banyak kabupaten lain kasus stunting naik,” ucap Gubernur VBL seraya menyampaikan itu kerja konvergensi dalam membangun daerah yang terbatas seperti Rote Ndao harus mampu menyiasati anggaran dengan baik sehingga kemajuan-kemajuan pembangunan terasa dan dapat dinikmati masyarakat.

Pembangunan di Rote Ndao, sebut Gubernur VBL, terus bergerak, Bupati Paulina Haning Bullu cukup mampu menggerakkan.

Kepada para camat Rote Ndao, tegas Gubernur VBL, dalam membangun daerah yang terbatas seperti Kabupaten Rote Ndao, maka kecamatan baru jangan memunculkan banyak kemiskinan, harus didesain dengan niat membuat efektif, efisien, dan pemerataan.

Menurutnya, Pemerintah Rote Ndao tidak boleh terlalu banyak merekrut anggaran karena adanya pemekaran kecamatan. “Saya terus optimis bahwa di bawah pemerintahan Bupati Rote Ndao sekarang, kemajuan-kemajuan terus didorong, para camat dan kepala desa kerja sungguh-sungguh. Dan perlu didesain oleh bupati agar semangat persatuan garis komando di desa dan kecamatan terus digerakkan,” ungkap Gubernur VBL.

Gubernur VBL juga mengungkapkan rasa gembira dan kebanggaan kepada orang Rote karena dapat menunjukkan kepercayaan kepada orang yang berkunjung ke Rote Ndao. “Kemarin, jam tangan dan handphone teman saya jatuh di Pantai Bo’a, namun ditemukan dan dikembalikan oleh dua pemuda. Ini hebat, nilai ini harus terus didorong, karena di tempat lain tak seperti ini, sebagai orang NTT yang sering berkunjung di dunia, saya jarang jumpai di tempat lain,” tandasnya.

dalam peresmian itu ditandai dengan penandatangan prasasti dan peletakan batu pertama pembangunan Gedung Kantor Camat Loaholu, sementara Bupati Rote Ndao, Paulina Haning melaksanakan pengangkatan sumpah dan pelantikan pegawai negeri sipil dalam jabatan administrasi di lingkungan pemerintah Rote Ndao menjabat sebagai Camat Loaholu, Jemy Oktovianus Adu, S.H. (*/idf)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!